Dropdown Menu inside a Navigation Bar

Click on the "Dropdown" link to see the dropdown menu.

Kamis, 03 Maret 2016

lirik lagu Craig David - Insomnia

CRAIG DAVID "Insomnia"

(Jim Beanz, give it to me, oh baby I can't!)

Never thought that I'd fall in love, love, love, love
But it grew from a simple crush, crush, crush, crush
Being without you girl, I was all messed up, up, up, up
When you walked out, said that you'd had enough-nough-nough-nough

Been a fool, girl I know
Didn't expect this is how things would go
Maybe in time, you'll change your mind
Now looking back i wish i could rewind

Because i can't sleep til you're next to me
No i can't live without you no more
Oh i stay up til you're next to me
Til this house feels like it did before
Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah
Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah

Remember telling my boys that I'd never fall in love, love, love, love
You used to think I'd never find a girl I could trust, trust, trust, trust
And then you walked into my life and it was all about us, us, us, us
But now I'm sitting here thinking I messed the whole thing up, up, up, up

Been a fool (fool), girl I know (know)
Didn't expect this is how things would go
Maybe in time (time), you'll change your mind (mind)
Now looking back i wish i could rewind

Because i can't sleep til you're next to me
No i can't live without you no more (without you no more)
Oh i stay up til you're next to me (to me)
Til this house feels like it did before (Because it)
Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah
Feels like insomnia ah ah (Ah), Feels like insomnia ah ah

Ah, i just can't go to sleep
Cause it feels like I've fallen for you
It's getting way too deep
And i know that it's love because

I can't sleep til you're next to me
No i can't live without you no more (without you no more)
Oh i stay up til you're next to me (to me)
Til this house feels like it did before
Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah
Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah

Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah
Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah

lirik lagu Raisa - Pemeran Utama

"Pemeran Utama"
Ya aku mengerti betapa sulit untuk kembali
Dan mempercayai penipu ini sekali lagi

Pemeran utama hati
Pemicu detak jantung ini
Baru kini kusadari
Setelah berlayar pergi
Itu kamu

Ya aku wanita
Yang seharusnya lebih perasa
Tapi malah aku mencabik
Lukai kau yang baik
Dan buat hatimu sakit
Meski malu untuk akui
Aku mau..
Kau kembali

Pemeran utama hati
Pemicu detak jantung ini
Baru kini ku sadari
Setelah berlayar pergi

Pemicu detak jantung ini
Baru kini ku sadari
Setelah berlayar pergi Itu kamu

lirik lagu Ran - Dekat dihati

Lirik Lagu RAN - Dekat Di Hati 


Dering teleponku membuatku tersenyum di pagi hari
Kau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpi
Entah mengapa aku merasakan hadirmu di sini
Tawa candamu menghibur saatku sendiri

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku slalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati 

Dering teleponku membuatku tersenyum di pagi hari
Tawa candamu menghibur saatku sendiri

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku slalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku slalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun kau dekat di hati

Jarak dan waktu takkan berarti
Karena kau akan selalu di hati
Bagai detak jantung yang kubawa kemanapun kupergi

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati
dekat di hati
dekat di hati

kisah Nabi Yusuf

Nabi Yusuf 'alaihis salam dibuang ke sumur
Suatu hari saudara-saudara Nabi Yusuf 'alaihis salam yang dengki kepadanya berkumpul, namun dalam musyawarah ini Bunyamin tidak diikut sertakan karena ia adalah adik kandung Nabi Yusuf 'alaihis salam. Kemudian mereka berencana untuk mencelakai Nabi Yusuf 'alaihis salam, yakni dengan membuangnya ke dalam sebuah sumur.

Kemudian saudara-saudara Nabi Yusuf 'alaihis salam meminta ayah mereka untuk mengijinkan membawa Nabi Yusuf 'alaihis salam pergi ke suatu tempat, seperti yang diriwayatkan dalam Al Qur'an berikut ini:

Mereka berkata : “wahai ayah kami, apa sebabnya kamu tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami adalah orang-orang yang menginginkan kebaikan baginya. (Qur'an Surat Yusuf ayat: 11)

Biarlah dia pergi bersama kami besok pagi, agar ia (dapat) bersenang-sendang dan (dapat) bermain-main, dan sesungguhnya kami pasti menjaganya” (Qur'an Surat Yusuf ayat: 12)

Berkata Ya’qub : “Sesungguhnya kepergian kamu bersama Yusuf amat menyedihkanku dan aku khawatir kalau-kalau dia dimakan serigala, sedang kamu lengah dari padanya” (Qur'an Surat Yusuf ayat: 13)

Mereka berkata : “Jika ia benar-benar dimakan serigala, sedang kami golongan (yang kuat), sesungguhnya kami kalau demikian adalah orang-orang yang merugi” (Qur'an Surat Yusuf ayat: 14)

Mereka pun berhasil mengajak Nabi Yusuf 'alaihis salam pada hari berikutnya dan pergi dengannya ke gurun. Mereka lalu memasukkan nabi Yusuf 'alaihis salam ke dalam sebuah sumur tanpa mengenakan pakaian.

Untuk mengelabui ayahnya,saudara-saudara yang benci kepada Nabi Yusuf itu menyembelih hewan sejenis kambing atau rusa, lalu melumurkan darah binatang tersebut ke pakaian Nabi Yusuf as. Dan mereka membawa pulang pakaian tersebut, seperti diterangkan dalam Al Qur’an berikut ini :

“Kemudian mereka datang kepada ayah mereka di sore hari sambil menangis”  (Qur'an Surat Yusuf ayat: 16)

“Mereka berkata : “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba, dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala, dan kamu sekali-kali tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami adalah orang-orang yang benar” (Qur'an Surat Yusuf ayat: 17)

Nabi Ya’qub as memegang pakaian anaknya. Lalu memperhatikan pakaian nabi yusuf tersebut, ia melihat pakaian itu masih utuh dan tidak ada tanda-tanda cakaran atau robek. Serigala apa yang makan Nabi Yusuf as? Apakah ia memakan dari dalam pakaian tanpa merobek pakaiannya? Seandainya Nabi Yusuf as mengenakan pakaiannya lalu ia dimakan oleh serigala, semestinya pakaian tersebut akan robek. Seandainya ia telah melepas bajunya untuk bermain dengan saudara-saudaranya, maka bagimana pakaian tersebut dilumuri dengan darah sementara saat itu tidak menggunakan pakaian?

Berdasarkan bukti-bukti itu, Nabi Ya’qub as mengetahui bahwa mereka berbohong. Nabi Yusuf as tidak dimakan oleh serigala. Nabi ya’qub mengetahui bahwa anak-anaknya berbohong, ia mengungkapkan hal itu dalam perkatannya yang tersebut dalam Al Qur an :

“Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) dengan darah palsu.Ya’qub berkata “sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan” (Qur'an Surat Yusuf ayat: 18)

Demikianlah perilaku Nabi Ya’qub dengan bijaksananya. Ia meminta agar diberi kesabaran dan memohon pertolongan kepada Allah SWT atas apa yang mereka lakukan terhadap putra kesayangannya.

Rabu, 02 Maret 2016

Lingkaran (rumus)

Rumus  Lingkaran
Sebenarnya, rumus keliling dan luas lingkaran ini sudah pernah diajarkan waktu kita duduk di bangku sekolah dasar. Tapi, kadang kita lupa, saya juga sering lupa nih sama rumus yang satu ini, hehe. Mungkin karena jarang banget ini rumus dipakai dikehidupan nyata ya.
Rumus keliling dan luas lingkaran pada dasarnya hampir sama, mirip-mirip gitu lho rumusnya. Nah, karena rumusnya mirip, ada beberapa orang yang terbalik memakai rumusnya. Rumus keliling lingkaran untuk menghitung luas lingkaran, begitupun sebaliknya, rumus luas lingkaran malah untuk menghitung keliling lingkaran. Jadi, kita harus lebih teliti lagi nih sebelum memakai rumus buat meghitung keliling dan luas lingkaran.
Langsung aja yuk, kita belajar rumus untuk menghitung keliling dan luas lingkaran.
Rumus Keliling Lingkaran
Keliling = π × d

Atau bisa juga menggunakan rumus
Keliling = 2 × π × r
Keterangan:
π = phi = 22/7 atau 3,14
d = diameter, satuannya tergantung soal, biasanya menggunakan meter (m)

r = jari-jari, satuannya tergantung soal, biasanya menggunakan meter (m)

Senin, 29 Februari 2016

STORY TELLING

The Ant and The Grasshopper 
      Once upon a time, in one summer’s day there was a grasshopper that was hopping about, cheeping and singing to its heart’s content In a field. An ant passed by, bearing along with huge toil an ear of corn he was saving to the nest. “Why do not you come and enjoy the day with me?” said the grasshopper, “instead of toiling all the times?” “I am going to lay up food for the next winter,” said the ant, “and recommend you to do the same with me.” “Why should we care about winter?” said the grasshopper; “We have had a lot of foods now.” Yet the ant kept walking on its way and continued its toil. When the winter came the grasshopper didn’t have any food and found itself dying of hunger – while it saw the ant delivering every day, corn and grain from the stores they had collected before. Then the grasshopper recognized: It is best to prepare well for days of something we need in the future. 
        Semut dan Belalang Pada suatu masa, di hari pertama musim panas ada belalang yang melompat-lompat dan bernyanyi sesuka hati-nya Di lapangan. Seekor Semut lewat, membawa bersamanya jagung yang akan ia tabung untuk sarang. “Kenapa kau tidak datang dan menikmati hari dengan saya?” kata Belalang, “bukannya bekerja keras semua kali?” “Aku akan berbaring makanan untuk musim dingin berikutnya,” kata Semut, “dan merekomendasikan Anda untuk melakukan hal yang sama dengan saya.” “Mengapa kita harus peduli musim dingin?” mengatakan Belalang; “Kami telah memiliki banyak makanan sekarang.” Namun Semut terus berjalan di jalan dan terus kerja keras nya. Ketika musim dingin datang belalang tidak memiliki makanan apapun dan menemukan dirinya mati kelaparan – sementara itu melihat semut memberikan setiap hari, jagung dan gandum dari toko mereka telah dikumpulkan sebelum. Kemudian Belalang diakui: Cara terbaik adalah untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk hari sesuatu yang kita butuhkan di masa depan.

  The Miser
      A miser sold all things that he had to buy a lump made of gold, which he buried in a hole in the ground by the side of an old wall and went to look at daily. One of his workmen noted his frequent visits to the spot and determined to watch his movements. He soon uncovered the secret of the hidden treasure, and digging down, came to the lump of gold hidden by a miser, and stole it. On his next visit, the Miser, found nothing inside the hole and started to tear his hair and to make loud lamentations. A neighbor, looking at him overcome with grief and learning the cause, said, “Pray, do not grieve so; but go and put a stone in the hole, and imagine that the gold is still lying there. It will do to you quite the same act; for once the gold was there, you left it nothing, as you did not make the slightest use of it.
     ” Si Pelit Seorang yang kikir menjual seluruh benda yang ia miliki untuk membeli seongkah emas, yang dia timbun di sebuah lubang bawah tanah di sisi dinding tua dan selalu dia lihat setiap hari. Salah satu pekerja nya kemudian bertanya – tanya tentang kebiasaan si Pelit yang sering berkunjung ke tempat itu dan bertekad untuk mengawasi gerak – geriknya. Tak lama setelah itu dia menemukan rahasia harta karun yang disimpan si Pelit, dan menggali hingga sampai ke bongkahan emas yang disembunyikan oleh si Pelit, dan mencurinya. Pada kunjungan berikutnya, si Pelit, tidak menemukan apa-apa di dalam lubang dan mulai menangis dan meratap dengan keras. Seorang tetangga, kemudian menatapnya dan mencoba mengatasi kesedihannya dan mempelajari penyebabnya, kemudian dia berkata, “Berdoalah, jangan bersedih begitu; Tapi pergi dan letakkan batu di dalam lubang, dan membayangkan bahwa emasmu masih ada di sana. Batu ini akan melakukan ke pada anda tindakan yang sama, karena pada waktu emas ada di sana, anda meninggalkannya begitu saja, karena anda tidak memanfaatkannya barang sedikitpun”.

  The Boy Who Cried Wolf 
         A shepherd-boy, who watched a group of sheep near a village, shocked out the villagers three or four times by screaming out, “Wolf! Wolf!” and when his neighbors were there to help him,he laughed at them for their pains. However the Wolf, truly come at last. The Shepherd-boy, now really in danger, cried in an agony of terror: “Pray, please come and help me; the Wolf is approaching to kill the sheep”; but no one paid any attention to his cries, nor rendered any help. The Wolf, having no cause of scary, at his leisure lacerated or destroyed the whole sheep in group. There is no believing liars, even when they speak the truth. 
     Anak Laki – Laki Yang Berteriak Serigala Seorang anak gembala, yang melihat sekelompok domba di dekat sebuah desa, mengejutkanorang – orang di desadengan berteriak tiga atau empat kali, “Serigala! Serigala!” dan ketika tetangganya berada datang ke sana untuk membantunya, dia menertawai mereka yang dengan susah payah datang. Akan tetapi, serigala benar-benar datang pada akhirnya. Anakg embala itu sekarang benar-benar dalam bahaya, menangis dalam penderitaankarena terancam: ” Ya Tuhan, datanglah dan bantu saya; Serigal semakin mendekat untuk membunuh domba”; tapi tidak ada perhatian apapun atau bantuan yang datang untuk tangisannya; Serigala kemudian tanpa takut menyerang seluruh domba milik pemuda yang ada dalam kelompok itu. Tidak adayang percaya dengan pembohong, bahkan ketika mereka berbicara kebenaran.

  The Fox and The Crow
          One day there was a fox that saw a Crow flying off with a piece of cheese in its beak and settle comfortably on a branch of a tree. “That’s my food, because I am a Fox,” Master Reynard said, while he was going to the foot of the tree. “Good day, Mistress Crow,” he greeted. “How beautiful you are looking today: how glossy your softy feathers; how bright your sharp eye. I feel sure your voice must surpass that all of other birds, just as your figure does; let me enjoy one song from you that I may greet you as the Queen of Birds.” The Crow lifted up her head and croaked her best, but the moment she opened her mouth the piece of cheese fell down to the ground, and directly snapped up by Master Fox. “That will do,” he said. “That was all I really wanted. As the substitution for your cheese I will give you a piece of wise advice for the future: “Do not trust liars.
      ” Rubah dan Gagak Suatu hari ada seekor rubah yang melihat gagak terbang dengan sepotong keju di paruhnya dan hinggap dengan nyaman pada ranting pohon. “Itu makanan saya, karena saya seekor Rubah,” kata Reynard sambil berjalan menuju ke dasar pohon. “Selamat siang, Nyonya Gagak,” dia menyapa. “Betapa indahnya anda terlihat hari ini: betapa mengkilap bulu lembut anda, betapa terang mata tajam anda. Saya merasa yakin suara indah anda pasti melampaui suara semua burung lain yang ada di sini; biarkan saya menikmati satu lagu dari anda dan kemudian saya mungkin akan memanggil anda sebagai ratu burung. “ Gagak kemudian mengangkat kepalanya dan mencoba mengeluarkan bunyi terbaiknya, tapi saat ia membuka mulutnya sepotong keju yang ada di paruhnya jatuh ke tanah, dan langsung ditangkap oleh si rubah. “Itu terjadi,” katanya. “Sesungguhnya ini yang benar-benar saya inginkan. Sebagai ganti untuk keju anda saya akan memberikan nasihat yang bijaksana untuk anda di masa depan.”. Jangan percayai pembohong “

The Tortoise and the Hare
         One day, there was the Hare which was once boasting of his speed before the other animals. “I have never been beaten,” he said arrogantly, “if i run with my full speed. I challenge everyone here to against me in a racing.” The Tortoise replied quietly, “I will accept your challenge.” “is that a joke?” said the Hare again; “I could dance round you all the way from the start to the finish spot.” “Keep your boasting till you win,” the Tortoise answered. “Shall we start?” So a course was agreed and a starting point was made. at once The Hare darted almost out of sight, but soon he stopped and to show his contempt for the Tortoise, he lay down to have a nap soundly. The Tortoise plodded on and plodded on as the time going, and when the Hare awoke from his nap, he was shocked to see the Tortoise just near the winning-post and could not run up in time to save the race. Then the Tortoise said: “Slow but steady process will win the race.” 
       Kelinci dan kura-kura Suatu hari, ada seekor kelinci yang sedang membualtentang kecepatannya berlari dibandingkan hewan – hewan lain. “Saya tidak pernah terkalahkan,” katanya angkuh, “jika saya berjalan dengan kecepatan penuh saya.” Saya menantang semua orang di sini untuk melawan saya di arena balap.” Kura-kura menjawab dengan tenang, “Aku akan menerima tantanganmu.” “Apakah ini lelucon?” kata Kelinci lagi; “Aku bisa menari mengelilingimu sepanjang jalan dari awal sampai titik finish.” “Teruslah membual sampai kamu menang,” jawab kura-kura. “Bagaimana kalau kita mulai?” Kemudian peerjanjian disepakati dan titik awal dibuat. Seketika si kelinci melesat hampir tidak terlihat, tapi ia kemudian berhenti dan menunjukkan penghinaan untuk kura – kura, ia berbaring untuk tidur siang dengan nyenyak. Seiring waktu berlalu, kura-kura terus berusaha dengan susah payah, dan ketika Kelinci terbangun dari tidur, ia terkejut melihat kura-kura telah mendekati titik kemenangan dan ia tidak bisa berlari dalam waktusesingkat itu memenangkan balapan. Kemudian Kura-kura berkata: “Proses yang lambat tapi stabil akan memenangkan perlombaan.”

  The Wolf in Sheep’s Clothing
        A Wolf experienced great difficulty in getting at the sheep owing to the vigilance of the shepherd and his loyal dogs. But in the morning it found the skin of a sheep that had been flayed and thrown aside, so it put it on over its own pelt and walked down among the sheep. The Lamb that owned the sheep whose skin wore by the Wolf began to follow the Wolf in the Sheep’s clothing. So, leading the Lamb a apart, he soon made a meal off her – and not long after this he succeeded in deceiving the sheep, and eating hearty meals. Our appearances are deceptive. 
        Serigala Berbulu Domba Seekor serigala sedang mengalami kesulitan besar dalam usahanya mendapatkan domba karena kewaspadaan sang penggembala dan anjing setianya. Tapi di pagi hari itu ia temukan kulit domba yang telah dikuliti dan dibuang, kemudian ia menutupkan kulit itu pada tubuhnya dan berjalan di antara domba-domba itu. Anak dari domba yang kulitnya dikenakan olehserigala mulai mengikutinya.Kemudian,ia menggiring anak domba tersebut untuk terpisah dari kelompoknya, kemudian dan tidak lama setelah itu dia berhasil menipu domba, dan mendapakan makanan yang lezat. Penampilan dapat menipu

Kamis, 25 Februari 2016

afgan raisa percayalah

Afgan feat Raisa - Percayalah

Aku yang tak akan melepaskan
Kamu yang menggenggam hatiku
Kita takkan mungkin terpisahkan
Biarlah terjadi, apapun yang terjadi … huuu

Aku yang tak bisa melepaskan
Kamu yang miliki hatiku … Ohh

Walau mungkin terlalu cepat

Bagi kita berdua untuk mengatakan…

Selamanya kita akan bersama
Melewati segalanya
Yang dapat pisahkan kita berdua
Selamanya kita akan bersama
Takkan ada keraguan
Kini dan nanti percayalah

Aku yang tak bisa melepaskan
Kamu yang menggenggam hatiku
Walau mungkin terlalu cepat
Bagi kita berdua untuk mengatakan…

Selamanya kita akan bersama
Melewati segalanya
Yang dapat pisahkan kita berdua
Selamanya kita akan bersama
Takkan ada keraguan
Kini dan nanti percayalah

Percayalah....
Hanya dirimu satu-satunya tercipta untukku..
Takkan ada keraguan kini dan nanti
Takkan ada keraguan dan kita memilih

Percayalah....