Dropdown Menu inside a Navigation Bar

Click on the "Dropdown" link to see the dropdown menu.

Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Maret 2016

FOTO LLS








FOTO DAN GAMBAR 
CUPLIKAN LONDON LOVE STORY


MICHELLE ZIUDITH
DIMAS ANGGARA
BIMO WIYOKO
ADILA PUTRI


 



Kamis, 03 Maret 2016

LONDON LOVE STORY






London Love Story mengandalkan dua nama yang melambungkan Magic Hour: Dimas Anggara dan Michelle Ziudith. Sesuai judulnya, film ini berlatar ibukota Inggris, London. Kisahnya berpusat pada empat remaja Indonesia yang berada di London yang masing-masing diperankan Dimas, Michelle, Dion Wiyoko, dan Adila Fitri

Rabu (30/12/2105), Screenplay Films mengirim poster dan sinopsis resmi London Love Story kepada Liputan6.com. Berikut cerita filmnya:

Adalah Dave (Dimas anggara), kepopulerannya di kalangan para mahasiswa ternyata tidak dapat menutupi kekosongan hatinya, sejak ditinggalkan oleh satu satunya cewek yang dicintainya. Cewek yang lenyap dari hidupnya justru di saat Dave ingin menjadikannya cinta terakhir.
Suatu malam ketika baru pulang dari pesta ulang tahun temannya, dia bertemu dengan seorang cewek yang berusaha bunuh diri yaitu Adelle (Adila Fitri). Dave berusaha meyakinkan apa yang dilakukan sia sia. Awal pertemuan membuat cewek yang ditolongnya justru jatuh cinta berkat sikap Dave yang sangat baik. 

Sementara Caramel (Michelle Ziudith) selalu ribut dengan ibunya tentang surat–surat untuknya yang datang ke rumah ibunya. Caramel tidak ingin membuka luka lamanya dengan membaca surat itu dan di saat yang bersamaan Bima (Dion Wiyoko) justru berusaha untuk mengejar cinta Caramel.

Caramel yang sudah tidak percaya akan cinta, selalu menggunakan logika untuk memandang cowok. Namun, semakin Caramel tolak, Bima semakin penasaran.

Apa yang membuat Caramel tidak bisa membuka hatinya untuk Bima? Apakah dia masih mencintai cowok yang pernah ada di hidupnya? Atau Caramel tidak ingin jatuh cinta lagi? Akhirnya takdir mempertemukan mereka berempat dengan cara yang berbeda. Pertemuan itu sekaligus menjawab semua pertanyaan yang ada di antara Dave, Caramel, Adelle dan Bima. Sebenarnya apa hubungan mereka satu dengan lainnya?
Di satu ketika tanpa sepengetahuan mereka, justru sang takdir memberikan jawaban yang sungguh mengejutkan dan membuka rahasia yang terpendam selama satu tahun lebih!
Hm, sepertinya sih cerita yang ditulis Tisa TS (juga menulis Magic Hour) ini bakal kembali menjerat penonton remaja. London Love Story dijadwalkan rilis 4 Februari 2016. Tontonan pas untuk menyambut Valentine nanti. (Ade)

sinopsis magic hour

Michelle Ziudith adalah Raina, gadis pengantar bunga penyuka dua hal yang bertolak belakang, yakni hujan dan magic hour.

Muvila.com – Setelah pernah beredar film-film drama romantis remaja, seperti Eiffel I’m in Love, Lost in Love, Remember When, dan LDR part 1, Screenplay Productions merilis film yang mengangkat tema serupa, Magic Hour. Film ini kembali mempertemukan Dimas Anggara dan Michelle Ziudith yang sebelumnya pernah bekerja sama dalam sinetron produksi Screenplay Productions, Love in Paris, yang tayang dari 2012 hingga 2013.
Penulis skenario film tersebut, Tisa TS yang juga menulis skenario film horor Di Sini Ada Setan (Purnomo A. Chakil, 2004), mengungkapkan bahwa meski banyak film berkisah cinta remaja, tapi Magic Hour merupakan suatu kisah cinta yang punya ciri khas tersendiri dan mengangkat elemen cinta yang komplit mencakup persahabatan, cinta bertepuk sebelah tangan, pengorbanan dan bagaimana seorang remaja yang berusaha untuk move on.
“Jadi ada ada tragisnya, dan kita mau ngangkat tema yang bener-bener komplit. Pertama persahabatannya ada, tentang orang yang nggak bisa move on-nya ada,” ungkap Tisa TS saat ditemui beberapa waktu yang lalu.
Film Magic Hour ini juga terinspirasi dari fenomena fotografi atau sinematografi, magic hour atau yang biasa disebut golden hour. Fenomena ini merupakan momen setelah matahari terbit atau sebelum matahari terbenam dan langit berwarna kemerah-merahan. Rumah produksi ini pun menyambungkan filosofi keindahan magic hour dengan kisah cinta dalam film tersebut.
Yang paling jelas terlihat, yakni sosok Raina yang digambarkan sebagai perempuan pengantar bunga yang menyukai dengan hujan dan berkarakter lemah lembut. Raina juga digambarkan sebagai sosok yang romantis terkait kata-kata yang dia diucapkan.
Selain dirilis dalam bentuk film, kisah Magic Hour juga diterbitkan dalam bentuk novel yang berjudul Magic Hour: Let in The Unexpected. Novel yang Tisa tulis bersama Stanley Meulen, penulis novel Me and You Versus The World, ini akan melengkapi film Magic Hour, lantaran baik film maupun novelnya saling berkaitan.
“Pada saat masuk dalam proses syuting, kita juga langsung persiapan novelnya. Karena target kita ke remaja, dan remaja itu kan harus di sosialisasikan, salah satunya melalui novel. Ini bukan film dinovelkan, tapi sambil jalan,” tambah Tisa TS.
Film Magic Hour mengisahkan tentang Raina (Michelle Ziudith), seorang gadis yang menyukai dua hal yang bertolak belakang, yakni hujan dan magic hour. Berawal dari berpura-pura sebagai perempuan dijodohkan dengan Dimas (Dimas Anggara), Raina justru malah jatuh cinta dengan Dimas. Namun rasa cintanya itu justru membuatnya bimbang karena Gweny (Nadia Arina), yang tidak lain adalah sahabat Raina, mengaku telah jatuh cinta dengan lelaki yang dijodohkan dengannya, Dimas. Di lain sisi, Raina juga terkejut dengan adanya cinta lain yang menantinya sejak kecil, yakni sahabatnya, Toby (Rizky Nazar).
Salah satu pemain film ini, Rizky Nazar, turut terlibat menjadi pengisi soundtrack film dengan menyanyikan lagu yang berjudul “Rain”. Film Magic Hour yang sudah tayang di bioskop-bioskop sejak 13 Agustus 2015 ini juga dibintangi berbagai pemain senior, sepertiMeriam Bellina, Ira Wibowo, Surya Saputra serta Ramzi. Selain itu, mantan anggota girl band, Cheerybelle, Anissa Rahma, juga ikut meramaikan jajaran pemain film garapanAsep Kusdinar ini.